Rabu, 18 Februari 2009

Kesetiaan Seekor Anjing Pada Majikannya




Buat Anda Yang Gak Suka Anjing, Perhatikanlah !
Seorang Profesor setengah tua tinggal sendirian di Kota Shibuya. Namanya Profesor Hidesamuro Ueno. Dia hanya ditemani seekor anjing kesayangannya, Hachiko. Begitu akrab hubungan anjing dan tuannya itu sehingga kemanapun pergi Hachiko selalu mengantar. Profesor itu setiap hari berangkat mengajar di universitas selalu menggunakan kereta api.. Hachiko pun setiap hari setia menemani Profesor sampai stasiun. Di stasiun Shibuya ini Hachiko dengan setia menunggui tuannya pulang tanpa beranjak pergi sebelum sang profesor kembali. Dan ketika Profesor Ueno kembali dari mengajar dengan kereta api, dia selalu mendapati Hachiko sudah menunggu dengan setia di stasiun. Begitu setiap hari yang dilakukan Hachiko tanpa pernah bosan.Musim dingin di Jepang tahun ini begitu parah. Semua tertutup salju. Udara yang dingin menusuk sampai ke tulang sumsum membuat warga kebanyakan enggan ke luar rumah dan lebih memilih tinggal dekat perapian yang hangat.
Pagi itu, seperti biasa sang Profesor berangkat mengajar ke kampus. Dia seorang profesor yang sangat setia pada profesinya. Udara yang sangat dingin tidak membuatnya malas untuk menempuh jarak yang jauh menuju kampus tempat ia mengajar. Usia yang semakin senja dan tubuh yang semakin rapuh juga tidak membuat dia beralasan untuk tetap tinggal di rumah. Begitu juga Hachiko, tumpukan salju yang tebal dimana-mana tidak menyurutkan kesetiaan menemani tuannya berangkat kerja. Dengan jaket tebal dan payung yang terbuka, Profesor Ueno berangkat ke stasun Shibuya bersama Hachiko.Tempat mengajar Profesor Ueno sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Tapi memang sudah menjadi kesukaan dan kebiasaan Profesor untuk naik kereta setiap berangkat maupun pulang dari universitas.
Kereta api datang tepat waktu. Bunyi gemuruh disertai terompet panjang seakan sedikit menghangatkan stasiun yang penuh dengan orang-orang yang sudah menunggu itu. Seorang awak kereta yang sudah hafal dengan Profesor Ueno segera berteriak akrab ketika kereta berhenti. Ya, hampir semua pegawai stasiun maupun pegawai kereta kenal dengan Profesor Ueno dan anjingnya yang setia itu, Hachiko. Karena memang sudah bertahun-tahun dia menjadi pelanggan setia kendaraan berbahan bakar batu bara itu.
Setelah mengelus dengan kasih sayang kepada anjingnya layaknya dua orang sahabat karib, Profesor naik ke gerbong yang biasa ia tumpangi. Hachiko memandangi dari tepian balkon ke arah menghilangnya profesor dalam kereta, seakan dia ingin mengucapkan,” saya akan menunggu tuan kembali.”
“Anjing manis, jangan pergi ke mana-mana ya, jangan pernah pergi sebelum tuan kamu ini pulang!” teriak pegawai kereta setengah berkelakar.
Seakan mengerti ucapan itu, Hachiko menyambut dengan suara agak keras,”guukh!”Tidak berapa lama petugas balkon meniup peluit panjang, pertanda kereta segera berangkat. Hachiko pun tahu arti tiupan peluit panjang itu. Makanya dia seakan-akan bersiap melepas kepergian profesor tuannya dengan gonggongan ringan. Dan didahului semburan asap yang tebal, kereta pun berangkat. Getaran yang agak keras membuat salju-salju yang menempel di dedaunan sekitar stasiun sedikit berjatuhan.
Di kampus, Profesor Ueno selain jadwal mengajar, dia juga ada tugas menyelesaikan penelitian di laboratorium. Karena itu begitu selesai mengajar di kelas, dia segera siap-siap memasuki lab untuk penelitianya. Udara yang sangat dingin di luar menerpa Profesor yang kebetulah lewat koridor kampus.
Tiba-tiba ia merasakan sesak sekali di dadanya. Seorang staf pengajar yang lain yang melihat Profesor Ueno limbung segera memapahnya ke klinik kampus. Berawal dari hal yang sederhana itu, tiba-tiba kampus jadi heboh karena Profesor Ueno pingsan. Dokter yang memeriksanya menyatakan Profesor Ueno menderita penyakit jantung, dan siang itu kambuh. Mereka berusaha menolong dan menyadarkan kembali Profesor. Namun tampaknya usaha mereka sia-sia. Profesor Ueno meninggal dunia.Segera kerabat Profesor dihubungi. Mereka datang ke kampus dan memutuskan membawa jenazah profesor ke kampung halaman mereka, bukan kembali ke rumah Profesor di Shibuya.
Menjelang malam udara semakin dingin di stasiun Shibuya. Tapi Hachiko tetap bergeming dengan menahan udara dingin dengan perasaan gelisah. Seharusnya Profesor Ueno sudah kembali, pikirnya. Sambil mondar-mandir di sekitar balkon Hachiko mencoba mengusir kegelisahannya. Beberapa orang yang ada di stasiun merasa iba dengan kesetiaan anjing itu. Ada yang mendekat dan mencoba menghiburnya, namun tetap saja tidak bisa menghilangkan kegelisahannya.
Malam pun datang. Stasiun semakin sepi. Hachiko masih menunggu di situ. Untuk menghangatkan badannya dia meringkuk di pojokan salah satu ruang tunggu. Sambil sesekali melompat menuju balkon setiap kali ada kereta datang, mengharap tuannya ada di antara para penumpang yang datang. Tapi selalu saja ia harus kecewa, karena Profesor Ueno tidak pernah datang. Bahkan hingga esoknya, dua hari kemu dian , dan berhari-hari berikutnya dia tidak pernah datang. Namun Hachiko tetap menunggu dan menunggu di stasiun itu, mengharap tuannya kembali. Tubuhnya pun mulai menjadi kurus.
Para pegawai stasiun yang kasihan melihat Hachiko dan penasaran kenapa Profesor Ueno tidak pernah kembali mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya didapat kabar bahwa Profesor Ueno telah meninggal dunia, bahkan telah dimakamkan oleh kerabatnya.
Mereka pun berusaha memberi tahu Hachiko bahwa tuannya tak akan pernah kembali lagi dan membujuk agar dia tidak perlu menunggu terus. Tetapi anjing itu seakan tidak percaya, atau tidak peduli. Dia tetap menunggu dan menunggu tuannya di stasiun itu, seakan dia yakin bahwa tuannya pasti akan kembali. Semakin hari tubuhnya semakin kurus kering karena jarang makan.
Akhirnya tersebarlah berita tentang seekor anjing yang setia terus menunggu tuannya walaupun tuannya sudah meninggal. Warga pun banyak yang datang ingin melihatnya. Banyak yang terharu. Bahkan sebagian sempat menitikkan air matanya ketika melihat dengan mata kepala sendiri seekor anjing yang sedang meringkuk di dekat pintu masuk menunggu tuannya yang sebenarnya tidak pernah akan kembali. Mereka yang simpati itu ada yang memberi makanan, susu, bahkan selimut agar tidak kedinginan.
Selama 9 tahun lebih, dia muncul di station setiap harinya pada pukul 3 sore, saat dimana dia biasa menunggu kepulangan tuannya. Namun hari-hari itu adalah saat dirinya tersiksa karena tuannya tidak kunjung tiba. Dan di suatu pagi, seorang petugas kebersihan stasiun tergopoh-gopoh melapor kepada pegawai keamanan. Sejenak kemu dian suasana menjadi ramai. Pegawai itu menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan ruang tunggu. Anjing itu sudah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada sang tuannya pun terbawa sampai mati.
Warga yang mendengar kematian Hachiko segera berduyun-duyun ke stasiun Shibuya. Mereka umumnya sudah tahu cerita tentang kesetiaan anjing itu. Mereka ingin menghormati untuk yang terakhir kalinya. Menghormati sebuah arti kesetiaan yang kadang justru langka terjadi pada manusia.
Mereka begitu terkesan dan terharu. Untuk mengenang kesetiaan anjing itu mereka kemu dian membuat sebuah patung di dekat stasiun Shibuya. Sampai sekarang taman di sekitar patung itu sering dijadikan tempat untuk membuat janji bertemu. Karena masyarakat di sana berharap ada kesetiaan seperti yang sudah dicontohkan oleh Hachiku saat mereka harus menunggu maupun janji untuk datang. Akhirnya patung Hachiku pun dijadikan symbol kesetiaan. Kesetiaan yang tulus, yang terbawa sampai mati.

Rabu, 21 Januari 2009

KIAMAT SUDAH DEKAT

MUNCULNYA SPECIES MANUSIA BARU

Fenomena “Bocah Biru” belakangan ini menjadi perhatian para ilmuwan
di Rusia. Majalah Journal Trust Rusia pada 8 Desember 2005 lalu
melaporkan, berdasarkan penjelasan beberapa ilmuwan dari lembaga
ilmu pengetahuan sosial Rusia, diyakini bahwa di atas bumi saat ini
telah muncul suatu species “manusia baru” yang disebutnya sebagai
”Bocah Biru”.


Para ilmuwan mengatakan mereka memiliki kekuatan supernormal, dapat
melihat fenomena ganjil, dan dapat meramal peristiwa yang akan
terjadi. Ciri khas mereka adalah berinteligensi tinggi, berintuisi
tinggi, sangat sensitif dan lain-lain. Dari gambar foto medan energi
ditubuhnya ditemukan, warna biru yang mewakili kekuatan spiritual,
tampak jelas sekali di tubuh mereka, sehingga disebut “Bocah Biru”.
Atas hal ini, sejumlah besar ilmuwan masih belum percaya.


Menengok catatan kalender bangsa Maya kuno, disebutkan bahwa dari
awal hingga akhir bumi terbagi menjadi 5 siklus matahari,
masing-masing mewakili 5 kali bencana besar, yaitu bencana banjir
dahsyat, ada yang berpendapat itu terjadi pada masa Nabi Nuh dengan
perahu besarnya sebagaimana dikatakan dalam kitab Injil; bencana
angin topan, bangunan-bangunan di seluruh dunia hancur tertiup angin
topan; bencana hujan lebat, bumi mengalami bencana hujan lebat;
bencana gempa bumi, bumi mengalami bencana gempa bumi dahsyat.


Keempat bencana ini sudah terbukti, sedangkan bencana yang ke-5
adalah “kiamat”, dan menurut perhitungan kalender Maya akan terjadi
pada 22 Desember 2012. Saat itu matahari dan bumi membentuk satu
garis lurus, persis seperti ujung panah menuju pusat galaksi. Dan
dikatakan, bahwa orang-orang yang berkemampuan setaraf dengan “Bocah
Biru” itu baru bisa selamat dari bencana tersebut, dan diramalkan
mereka akan berperan besar.


Fenomena Baru “Bocah Indigo” (“Bocah Biru”)


(Erabaru.or.id) - Penelitian di Rusia menunjukan bahwa sekitar 95
persen anak-anak yang lahir sejak 1994 tergolong “Bocah Biru”. Hal
itu bisa dibuktikan melalui lingkaran cahaya biru di sekeliling
tubuh mereka.


Fungsi organ dalam anak-anak ini juga telah mengalami perubahan
yakni sistem kekebalan tubuh mereka lebih kuat beberapa kali lipat
dibanding orang pada umumnya, kebal terhadap penyakit, bahkan dapat
melawan penyakit AIDS, dan DNA mereka juga tidak sama.


Para ilmuwan menduga, bahwa mungkin dikarenakan variasi gen, ribuan
warga di bumi sudah bukan tergolong “manusia lama” lagi, sebuah
spesies manusia yang baru sedang lahir, meskipun perkembangan proses
ini lamban namun diyakini benar-benar sedang muncul.


Ciri khas psikologis dan perilaku “Bocah Indigo” ini sangat unik
dan
ganjil, sehingga dengan demikian, mereka perlu pola pendidikan yang
baru. Tidak boleh mengabaikan permintaan mereka, jika tidak, mungkin
dapat mengakibatkan inteligensi dan pikiran species “manusia baru”
ini menjadi kacau. Mungkin mereka membuka sebuah perintis zaman yang
baru, sesuatu yang masib belum kita ketahui. Fenomena “Bocah biru”
ini banyak terjadi di depan kita.


Ada beberapa kasus kemunculan “Bocah Indigo” di beberapa negara.
Misalnya, di Latvia, ada seorang gadis cilik yang cantik, ia suka
menceritakan pemandangan dalam perjalanannya di tengah alam semesta
pada tengah malam. Saat ia berusia 5 tahun, ayahnya dengan
terheran-heran mendapati dirinya mengetahui banyak pengetahuan
tentang alam semesta. Meskipun ia tidak begitu percaya dengan ucapan
anaknya, namun ketika ia memperbaiki mobil tuanya, selalu mendapat
petunjuk dari gadis kecil itu. “Saya tidak tahu bagaimana ia bisa
mengetahuinya, tetapi ia selalu tahu bagian yang tidak beres dengan
mobilnya,” ujarnya.




Borische Tipikal “Bocah Biru”


Di sebuah daerah di Rusia, pada 1997 lahir seorang bocah laki-laki
yang tidak lazim. Saat ibunya melahirkan dipagi hari yang cerah,
segalanya tampak sedikit ganjil. Ibunya mengatakan, “Semuanya
terjadi begitu cepat, hingga saat saya belum merasakan sakit apapun,
Boriska sudah lahir. Ketika suster memperlihatkan bayi itu kepada
saya, bocah itu justru menatap saya dengan tatapan seorang
ginekolog, namun, saya tahu bayi yang baru lahir tidak mungkin
memusatkan perhatian pada hal apapun,” demikian pengakuan Nadezhda
Kipriyanovich, ibu Boriska.


Saat ibu itu membawa Borische pulang ke rumah, diketahui anak ini
semakin tidak seperti biasanya. Ia hampir tidak pernah menangis juga
tidak pernah sakit, saat menginjak usia 8 bulan, ia sudah bisa
mengucapkan kata-kata secara utuh, tidak ada kesalahan dalam hal
pengucapan maupun tata bahasa. Begitu juga dalam memperlakukan
mainan yang diberikan ayahnya, ia juga bisa menggunakan prinsip
geometri dan secara tepat merakit kembali mainannya.


Saat Boris menginjak usia 2 tahun, ia mulai mencoret-coret beberapa
benda dengan warna biru dan lembayung. Psikolog yang mendeteksi
hasil corat-coretnya menyebutkan, mungkin ia sedang mencoba melukis
suatu lingkaran cahaya yang ditebarkan manusia. Belum juga menginjak
usia 3 tahun, ia sudah bisa menjelaskan sejumlah pengetahuan yang
berhubungan dengan fenomena alam semesta kepada orang tuanya. Ibunya
mengatakan, “Ia dapat menyebutkan semua nama planet dalam sistem
tata surya, bahkan nama satelit buatan; bahkan bisa menghitung nama
dan jumlah galaksi. Awalnya, saya merasa ini agak mengerikan, saya
berpikir apa anak saya bermasalah dengan jiwanya. Namun, saya
putuskan untuk memeriksa sejenak apakah nama-nama yang disebutkan
itu benar atau tidak, dan setelah saya menemukan sejumlah buku
astronomi, ternyata apa yang disebutkannya itu benar”.


Sehubungan dengan kemampuannya itu, Borische menjadi populer di
kampung halamannya. Orang-orang sangat penasaran, bagaimana ia bisa
mengetahui begitu banyak hal tentang astronomi. Borische bersedia
menerangkan pada pengunjung tentang peradaban di luar alam semesta.
Ia mengatakan bahwa manusia purba tingginya 3 meter lebih; bahkan
kepada orang-orang ia meramalkan perubahan iklim di masa datang dan
sejumlah perubahan di dunia. Setiap orang sangat tertarik mendengar
hal-hal yang diceritakan si bocah, namun, tidak ada yang mau percaya
dengan cerita-cerita ini. Demi keamanan, orang tuanya memutuskan
memberikan pembaptisan kepadanya, mereka beranggapan mungkin anak
ini terpikat oleh roh jahat.


Tidak lama kemudian, Boriska kembali mulai menceritakan kejahatan
yang dilakukan manusia. Ia bisa menarik seseorang yang berjalan di
jalan raya, dan memintanya agar berhenti dan menjauhi narkotika,
bahkan memberitahu pada laki-laki dewasa yang hilir mudik, agar
jangan membohongi istri sendiri. Peramal cilik ini bahkan
mengingatkan orang-orang mengenai bencana, wabah penyakit dan lain
sebagainya yang akan segera tiba di dunia manusia, tindakan atau
perilakunya yang ganjil ini membuat orang tuanya semakin bingung.


Belakangan Nadezhda memperhatikan, sang anak kerap merasa menderita,
bahkan ia juga dapat merasakan siksaan yang dialami anaknya. Ketika
kapal selam nuklir Rusia Kursk tenggelam di dasar laut, seluruh
badan Borische merasa sakit; ketika terjadi peristiwa penyanderaan
anak-anak sekolah di Rusia belum lama ini, ia semakin menderita,
bahkan beberapa hari itu ia menolak pergi ke sekolah. Ketika ditanya
perasaannya atas peristiwa penyanderaan itu, ia mengatakan
perasaannya seperti terbakar, sebab dia tahu akhir dari penyanderaan
itu akan sangat tragis. Tetapi, terhadap masa depan Rusia dia merasa
sangat optimis, “Kondisi negeri ini perlahan-lahan akan mengalami
perbaikan, namun, segenap bumi mungkin akan mengalami 2 kali bencana
yang berhubungan dengan air pada tahun 2009-2013”.


“Kekuatan supranatural” atau Kelainan?


Ketika musim panas 2005 ini, para ilmuwan dari lembaga penelitian
radio dan magnetis bumi dari akademi ilmu pengetahuan sosial Rusia
berhasil menangkap lingkaran cahaya di tubuh Boriska. Professor
Vladislav Lugovenko mengatakan, “Ia memiliki spektrum energi yang
berwarna biru tua, ini berarti bahwa ia adalah seorang yang bahagia
dan berinteligensi tinggi. Kemampuan otak manusia yang paling unik
adalah dapat menyimpan pengalaman, perasaan dan pikiran manusia
serta sejumlah informasi alam semesta. Bahkan ada beberapa anak
malah dapat melukiskan tentang ruang alam semesta.” Menurutnya,
setiap orang bisa mengadakan hubungan atau kontak dengan cakrawala
melalui saluran rohani.


Professor mengatakan di bawah bantuan alat khusus, tidak tertutup
kemungkinan dapat mendeteksi sejumlah kekuatan supranatural manusia
yang terpendam. Ilmuwan dari berbagai negara di dunia saat ini
sedang melakukan penelitian secara luas, mencoba menyingkap rahasia
kekuatan supranatural anak-anak. Ia menyatakan, “Jelas sekali Borris
adalah salah satu contoh tipikal “Bocah Biru”, ia mengemban misi
khusus yang mengubah planet kita. Di China, India, Vietnam dan
negara lain di dunia pernah melihat bocah seperti ini. Dan saya
berani pastikan bahwa yang menciptakan peradaban baru di masa yang
akan datang pastilah mereka.”


Namun, banyak juga ilmuwan yang bersikukuh dengan pendapat yang
berbeda. Menurut dunia ilmu kedokteran, anak-anak ini mungkin
menderita “gejala (penyakit) konsentrasi yang tidak terpusat”.
Psikolog menyarankan, perbanyak mendengar suara anak-anak, supaya
mereka merasa dapat diterima oleh kita, dengan demikian akan bisa
secara efektif memecahkan masalah “bocah biru” ini. Seorang
penganut
mistisisme yang terkenal di Rusia, Drunwalo Melhisedek juga
bersikukuh menganggap, bahwa kondisi seperti ini mungkin disebabkan
gen anak-anak sekarang mengalami mutasi, sehingga menyebabkan reaksi
khusus pada jiwa dan inteligensi anak-anak. “Ini mungkin suatu
pancaran berbentuk gelombang yang terpancar dari tubuh kita sendiri,
atau mungkin juga efek dari medan magnet bumi kita, jadi setiap
orang bisa saja menjadi “bocah biru”!demikian ujarnya.


Ciri Khas Mereka


Definisi “bocah Indigo”, dikutip dari sebuah buku “Indigo
Child”
yang ditulis bersama Lee Carrol dan Jan Tober. Dalam buku tersebut,
ia menggunakan kata “biru tua” untuk melukiskan semua anak-anak
baru
yang memasuki bumi. Tetapi, bocah biru tua menampakkan suatu sifat
psikologis yang serba baru dan lain dari yang lain, serta punya
perilaku-perilaku yang sangat berbeda dengan sebagaian besar
ketakjuban seperti sebelumnya. Mereka mempunyai keunikan yang sama,
sehingga orang-orang yang saling berinteraksi dengan mereka perlu
mengubah sikap dan menyesuaikan pola pendidikan anak-anak ini.


Berikut ini adalah 10 besar ciri khas “bocah Indigo” :

Mereka mempunyai bau keturunan raja sejak lahir, dan kerap
memanifestasikannya
Mereka memiliki rasa “ini adalah tempat saya semestinya”, dan akan
merasa sangat ganjl bila melihat orang lain tidak berpikir demikian
“Harga diri” bukan soal, mereka kerap memberitahu orang tua tentang
“siapa mereka”
Mereka tidak akan melakukan hal yang spesifik, misalnya berbaris
berurutan adalah suatu hal yang sulit bagi mereka
Terhadap hal yang kaku dan tidak memerlukan kreatifitas, ia merasa
tidak terbiasa
Baik di rumah atau sekolah, biasanya mereka dapat menemukan cara
kerja yang lebih baik, sehingga mereka dianggap sebagai perusak tata
tertib yang sudah berjalan
Biasanya mereka introvek (menyembunyikan perasaan), merasa tidak ada
orang di dunia ini yang dapat memahami mereka
Mereka tidak pernah pelit terhadap kebutuhan pribadi
Kemampuan “mata batin” mereka secara umum sangat kuat, bisa
langsung
mengetahui permainan orang dewasa
Mudah hanyut dalam kecanduan dan kebiasaan jelek lainnya.

(Sumber:website Dajiyuan, 13 Desember 2005)


Mengaku dari Planet Mars


Sebelumnya tabloid Era Baru pernah mengutip laporan Truth Report
Rusia pada 12 Maret 2004 mengenai sosok Boriska. Disebutkan bahwa
anak lelaki dari kawasan utara Rusia ini mengaku berasal dari Mars,
bahkan memiliki bakat bawaan yang menakjubkan dan kepandaian yang
luar biasa. Perjalanannya ke Bumi pun ditempuh dengan sulit dan
jauh.


Dan yang lebih fantastis lagi adalah, bocah laki-laki ini bahkan
secara hidup menceritakan tentang peradaban Martians yang tenggelam
di dasar laut dalam legenda kuno manusia. Dan menurut penuturan
bocah laki-laki ini, ketika ia tiba di bumi dari planet Mars persis
mendarat di sana, dan memahami sekali kehidupan mahluk di sana.


Menurut laporan, Boriska lahir di sebuah rumah sakit di pedesaan
terpencil di kota kecil Rusia pada 11 Januari 1996. Secara permukaan
terlihat orang tuanya cukup bersahaja, lugu dan baik hati. Ibunya,
Nadezhda adalah orang baik, seorang dokter kulit di sebuah rumah
sakit umum. Sedangkan ayah sang bocah adalah seorang pensiunan
perwira tentara.


“Tidak pernah ada orang yang mengajarinya tentang hal-hal itu, namun
kadang kala ia melipat kaki dan duduk menyilang, bicara dengan
tenang dan penuh keyakinan akan hal-hal yang misterius. Ia suka
bicara tentang planet Mars, sistem planet, dan peradaban yang sangat
jauh sekali. Kami benar-benar tidak berani percaya dengan
pendengaran kami. Sejak usia 2 tahun, setiap hari ia seperti membaca
kitab suci membicarakan tentang alam semesta, dan kisah dunia
lainnya yang tak terhitung banyaknya juga tentang angkasa yang tiada
batasnya,” demikian Nadezhda mengenangnya.


Sejak saat itulah, Boriska terus berkata pada orang tuanya, bahwa
dulu ia tinggal di Mars. Ketika itu, ada sejenis manusia tinggal di
planet Mars, oleh karena terjadi sebuah bencana dahsyat yang
mematikan, lapisan atmosfer di atas planet Mars lenyap total,
sehingga penduduk di atas planet Mars itu terpaksa harus hidup di
kota bawah tanah. Dan sejak itu, ia sering keluar berdagang dan
berkunjung ke bumi dengan tujuan mengadakan penelitian, lagi pula ia
hanya seorang diri mengendarai pesawat antariksa.


Dengan agak serius Boriska juga memrediksi dan mengatakan, bahwa
pada tahun 2009 akan terjadi bencana besar yang pertama kalinya di
sebuah daratan di atas bumi, dan bencana kedua kalinya yang lebih
menghancurkan lagi akan terjadi pada tahun 2013.

Jumat, 16 Januari 2009

STOP JADI BUDAK OWNER WEBSITE

Mari teman2 semua buka mata lebar2, stop jadi budak owner website. Dgn sistem basi hasil 50:50. Kita kerja setengah mati cuma dapat setengahnya, yg punya website duduk aza dapat duit.

Kini sudah saatnya kita ambil langkah baru, marilah kita bergabung di investasi BCA, cukup dengan investasikan uang anda 80 ribu saja, anda bisa mendapatkan passive income hingga ratusan juga rupiah.

Kunjungi web ini-> www.tinyURL.com/h13ro

Di sini sistem sangat jelas dan adil, yg punya website malah tidak mendapatkan untung sama sekali. Kita hanya wajib setorkan biaya admin ke pengelolah web untuk kelangsungan
webnya azaa, jika omset yg kita dapat di bulan ini sudah melebihi 140 ribu, kita wajib menyetor 7.5% dari penghasilan kita.

Contoh: omset yang kita dapat di bulan ini 1 juta, maka kita wajib setor 75 ribunya, klo omset tidak sampai 140 rb, kita bebas dari biaya andmin, CUKUP ADIL KAN??

Mari bergabung disini--> www.tinyURL.com/h13ro untuk kesejahteraan bersama...

Jangan Pernah Menjilat Amplop Untuk Melekatkannya

*

Suatu hari seorang wanita yang bekerja di sebuah kantor pos di California , merekatkan amplop dan perangko tanpa menggunakan lem atau busa basah melainkan dengan cara menjilatnya.
Pada saat itu wanita tersebut langsung merasakan lidahnya terasa seperti teriris.

Seminggu kemudian dia merasakan sesuatu yang tidak biasa pada lidahnya. Dia pergi ke dokter dan tidak ditemukan sesuatu yang aneh. Lidahnya tidak luka atau tidak ada kelainan apapun.

Beberapa hari berikutnya, lidahnya mulai agak membengkak dan mulai terasa sakit, begitu sakitnya sehingga dia tidak dapat makan apapun. Dia segera ke RS dan dokter melakukan pemeriksaan X-Ray.. Ternyata ada sesuatu di dalam lidahnya. Saat itu juga dokter segera mempersiapkan pembedahan kecil.

Ketika dokter mengiris membuka lidah tersebut, ternyata seekor kecoak kecil merayap keluar.

Setelah diselidiki maka didapat kenyataan bahwa kecoak tersebut berasal dari telur kecoak yang sangat kecil yang menempel pada bagian lem amplop. Setelah dijilat maka telur tersebut menempel pada lidah dan mengeram disana karena adanya ludah yang hangat dan lembab hingga kecoak tersebut menetas.

Kejadian nyata ini dilaporkan oleh CNN.

Andy Hu menulis :
"Saya bekerja di pabrik amplop, dan kalian tidak akan percaya..... .
ada sesuatu yang mengambang disekitar nampan wadah lem , saya tidak pernah sekalipun menjilat amplop. Saya pernah bekerja di percetakan (32 tahun lalu) dan kami selalu dihimbau agar jangan merekatkan amplop dengan lidah. Saya tidak pernah mengerti mengapa, hingga suatu saat saya masuk ke ruang penyimpanan untuk mengambil 2,500 lembar amplop yang sudah dicetak dan melihat sendiri beberapa ekor kecoak berkeliaran di dalam kotak amplop dengan telur kecoak dimana-mana. Mereka hidup dengan memakan lem yang terdapat pada amplop-amplop tersebut".

Setelah mengetahui hal ini, janganlah pernah sekalipun Anda merekatkan amplop, perangko ataupun meterai dengan cara menjilatnya.
Gunakanlah lem atau busa basah.

Kamis, 25 Desember 2008

Kartun nabi



Rabu, 24 Desember 2008

Yesus versi islam 2

Sutradara Iran Persiapkan Film Yesus Versi Isla



Nader Talebzadeh - Sang Sutradara

“Ini Yesus,” kata seorang pria.

Yesus, yang ditunjuk pun duduk di samping kawannya, Nader Talebzadeh. Nader ialah sutradara Iran yang saat ini membesut film “Jesus Spirit of God”, film terbaru bertema kisah hidup Isa Al Masih dalam versi Islam. Tokoh yang oleh umat Nasrani dipercaya sebagai messiah, anak Tuhan yang disiksa kaum Judah dan pengabar kedatangan Muhammad sebagai utusan terakhir, diperankan oleh Ahmad Soleimani-Nia, pria yang dipanggil Yesus tadi, ketika sang sutradara mengenalkan aktor utamanya kepada publik

“Saya berdoa untuk umat Kristiani. Mereka salah memahami. Suatu hari, mereka akan menyadari kebenaran cerita yang sesungguhnya,” ujar Nader saat diwawancarai oleh Los Angeles Times, April silam. Kini film Nader telah mengikuti seleksi di beberapa festival film Internasional dan dipasarkan secara meluas.

Untuk menggarap film Jesus Spirit, Nader mengaku mengambil acuan dari naskah Al Qur’an dan ajaran Barnabas-yang oleh banyak pelajar Barat dianggap sekedar dongeng fabel era pertengahan. Premis yang diusung dalam film ini bisa ditebak, Yesus ialah penyebar kasih sayang dengan mukjizat keajaiban, tapi tidak mati disalib dan tidak bangkit dari kematian. Nader memang ingin memberi pesan, jika Kristen, kepercayaan yang dianut lebih dari 2 milyar umat dan inti dari mayoritas filosofi barat ialah berdasar hal yang salah.

Nader yang tumbuh di Iran saat pemerintahan Shah Mohammed Reza Pahlevi menuturkan jika di tahun 1970 dirinya hijrah ke Amerika dan menimba ilmu di American University, Washington, DC dan Colombia University, New York. Ia mengaku menyaksikan momen-momen protes anti perang terhadap Vietnam dan mundurnya Richard Nixon, di Negara Paman Sam tersebut

Saat itu Iran masih menjadi sekutu Amerika. Status berubah di tahun 1979, ketika Ayatollah Ruhollah Khomeini memimpin revolusi dan menempatkan ulama di pucuk pimpinan serta sempat menyandera 52 warga Amerika selama 444 hari.

“Saya kembali ke Iran dengan perasaan bahwa ada salah paham yang besar dari Barat tentang negara saya. Iran dipropaganda hitam,”ujar Nader

“Jika ada satu hal yang ingin saya lakukan dalam hidup ialah membuat film ini,” ungkap sutradara yang memenangkan penghargaan Dialog Antar Kepercayaan di Religion Today Film Festival, Italia, 2007 silam. “Saya tidak berkata Yesus tidak disalib. Tuhan yang melakukan. Itu semua ada di Al Qur’an. Film ini dibuat dengan keyakinan. Saya mencoba membuatnya seindah yang saya bisa,” imbuhnya



Film Besutan Nader

Ia sendiri berharap jika film 35-milimeter besutannya mampu memulai dialog antar agama. “Kita harus bergabung bersama dalam dunia informasi serba cepat, tidak untuk memberi pemahaman distorsi. Kita harus berkata, ‘Sudahkah anda melihat pintu ini untuk mengetahui kebenaran tentang Yesus,” ujar Nader

Beberapa warga Amerika telah ‘mengintip’ melalui pintu Nader. Film tersebut telah diputar empat kali di depan publik Amerika dan baru-baru ini diseleksi untuk mengikuti Festival Film Philadelphia, AS. Ia mengatakan jika sebenarnya banyak orang yang menerima dengan pikiran terbuka dan bahkan tergelitik dengan pertanyaan sejarah dan agama yang ditimbulkan

Jesus Spirit ini nyaris dibuat selama sepuluh tahun. Ia keluar saat perdebatan keras retorika antara Washington dan Tehran dan pemisahan antara Islam dan Barat yang telah menghasilkan situs-situs online jihad, bermacam rekaman apokalipse di DVD, editorial kartun Nabi Muhammad, saw, dan terakhir rekaman Osama bin Laden yang menantang Pope Benedict XVI untuk “perang salib baru” melawan Islam.

Sejak dulu agama memang menjadi inti dari ketegangan antara Timur dan Barat. Kondisi tersebut diperparah dengan perang budaya yang lebih luas ketika simbol dan teks suci diserang dan dimanipulasi dalam internet, film dan TV kabel,. Film Belanda terbaru yang diproduksi golongan sayap kanan misalnya, membandingkan Al Qur’an dengan “Mein Kampf” milik Adolf Hitler. Film tersebut menggambarkan Islam sebagai agama kekerasan. Sebagai balasan, blogger asal Saudi memposting video yang menunjukkan jika Injil dapat dimaknai sebagai dokument strategi perang

Nader pun memahami jika Yesus versi filmnya berada di wilayah yang rentan dan sensitif. Seorang blogger Kristen dengan marah menuliskan jika banyak kesalahan dalam pemahaman sang sutradara akan Yesus dan Kekristenan. “Itu hanyalah salah satu propaganda Setan yang tidak memang tidak memiliki tujuan nyata dalam hidup,”

Durasi asli serial sepanjang 1000 menit ini diedit dalam format DVD kasar seharga $5 perkepingnya, dan TV Iran siap menyiarkan. Menyajikan tokoh Isa sebagai nabi yang menyampaikan ajaran agama, bergerak dalam cahaya lembut dan senandung khudus ditengah hiruk-pikuk kaum Bani Israil.

Narasi dan dialog yang disajikan berdasarkan ajaran Islam dan Injil Barnabas, kitab terakhir—yang menurut sutradara—disembunyikan oleh otoritas gereja agar tidak mengganggu stabilitas iman umat Kristen.

Banyak pelajar mempercayai jika gospel atau ajaran Kristen,( tidak termasuk karya kanonik di awal Gereja Katholik) yang ditulis beberapa abad kemudian ialah turunan dari Barnabas. Kitab tersebut memang beririsan dengan cerita-cerita Mathius, Markus, Lukas, Yohannes namun tidak menulis keberadaan Yesus sebagai anak Tuhan.

Cerita Barnabas beresonansi dengan kaum Muslim yang mempercayai ajaran Al Qur’an jika, Isa lahir dari perawan, bukan Tuhan melainkan salah satu dari lima rasul besar.

Dalam film tersebut Nader juga menunjukkan jika Yesus bangkit menuju Surga sebelum prajurit Romawi mendatangi. Judas, salah satu murid Yesus yang berkhianat berubah mirip sang guru dan dialah yang disalib. Berdasar kepercayaan Islam, Yesus saat ini hidup dan akan kembali untuk mengalahkan iblis.

”Barnabas ialah mata rantai yang hilang, dan dunia masih belum siap untuk menerimanya kembali. Itu ialah bagian teks yang harus kita lihat dan kaji pula,” kata Nader,

Nia Sang “Yesus”

Dia ialah Muslim Iran yang sangat mirip dengan imej Yesus versi Hollywood bahkan versi Renaisan. Ahmad Soleimani-Nia telah memerani tokoh Yesus selama tujuh tahun, memelihara rambut dan janggutnya tetap panjang.

Melihat raut mukanya, Nia-begitu aktor utama ini kerap disapa-sangat mirip bintang rock tahun 1970-an. Dia tidak pernah berakting sebelumnya, namun kulitnya yang terang dan sudut wajahnya yang tajam bercampur dengan ciri Timur Tengah, mampu menggabungkan estetika Barat dan spirtualitas Timur.

 Dalam kehidupan nyata, Nia tinggal di Tehran. Dia dulu adalah anggota tentara angkatan darat Iran dan menjadi ahli besi dalam Badan Energi Atom Iran, yang dituduh pemerintah Bush kedok bagi pengadaan senjata. Itu merupakan fakta ironi bagi masyarakat barat khususnya Amerika Serikat.

Fakta ini mungkin mengganggu beberapa warga Amerika, terutama dari sayap kanan. Namun sepertinya tidak akan semengganggu pesan yang disampaikan oleh film itu sendiri, yaitu Yesus tidak disalib dan tidak bangkit dari kematian.

“Saya tidak pernah ingat mengapa saya begitu terlibat dengan peran ini,” kata Nia, pria yang lahir di bagian barat Iran dekat wilayah Kurdistan Irak. “Itu bermula ketika saya masih kecil, usia 7 atau 8 tahun. Saya melihat lukisan Leonardo da Vinci ‘Last Supper’ dan saya diidentikkan dengan Yesus. Dia selalu bersama saya sejak itu. Dalam lingkungan saya, dengan rambut panjang dan jenggot tebal, saya dianggap sebagai Yesus,” tuturnya.

Nader si sutradara sendiri sempat melontarkan canda ketika ia tengah mencari pemeran utama namun tak kunjung mendapatkan. Menemukan Nia ternyata berawal dari ketidaksengajaan. Menurut Nader, suatu hari, asistennya menunjuk Nia yang sedang melintas di sebuah jalan dan berteriak. “Aku temukan Yesus mu!”. (fkr/rol)

Karikatur Nabi Muhammad